Selasa, 29 Januari 2019

Persiapan Umroh Pada Musim Dingin

Ini Dia Persiapan Umroh Pada Musim Dingin


Arab Saudi memiliki 2 musim, yaitu musim panas dan dingin. Lain hal dengan di Indonesia, di Arab  Saudi perubahan cuacanya sangat ekstrim. Jika saat musim panas  suhu bisa mencapai sekitar 55 derajat dan sedangkan pada saat musim dingin sekitar  0 derajat sampai – (minus) 10 derajat celcius.

Suhu dingin untuk para jamaah umroh yang berasal dari daerah maupun mereka yang telah terbiasa  dengan cuaca dingin, suhu di Tanah Suci pada bulan September hingga Maret nanti mungkin tak akan menjadi persoalan serius. Namun bagi jamaah umroh  dari Indonesia pada umumnya, suhu udara yang kadang dapat mencapai minus dua derajat celcius di Tanah Suci Mekkah dan Madinah akan menjadi kendala yang sangat serius.

Suhu udara dingin dan angin kencang akan selalu dialami sejak jemaah sampai mendaratkan di Bandara King Abdul Aziz Jeddah. Walaupun suhu udara sangat dingin akan tetapi tingkat kelembabanya sangat rendah membuat udara terasa kering dan lebih kencang sampai terasa menusuk ke tulang. Kondisi seperti ini akan meningkat ketika menjelang pagi hari. Karena itu udara kering seperti ini bisa menyebabkan bibir pecah pecah, kulit bersisik dan udara dingin yang menusuk. silahkan disimak beberapa persiapan yang harus diperhatikan saat umroh di musim dingin :

Persiapan Umroh di Musim Dingin



  • Saat musim dingin ini memberikan solusi atau mengingatkan Jemaah akan pentingnya persiapan yang mesti dibawa sebelum akan berangkat ke tanah suci. Pertama-tama membawa perlengkapan yang mesti dibawa saat berada ditanah suci, salah satunya yaitu : sweter, jaket tebal, masker, kaos kaki, penutup kepala hingga kuping, Jemaah di Indonesia banyak yang membawa sebo, adalah peci persis penutup kepala hingga leher, dan bagian yang terbuka hanya dibagian wajah. Ini juga dijadikan senjata yang mampu diandalkan untuk menahan dingin.



  • Tips kedua yaitu sebaiknya Jemaah juga mulai mempersiapkan obat obatan, mulai dari pelembab baik pelembab bibir maupun pelembab badan, dan madu, untuk mengatasi bibir pecah pecah, dan juga balsam. Bagi para jemaah yang sedang ada keluhan penyakit untuk segera konsultasi ke dokter 2 minggu sebelum keberangkatan, mintalah saran dari dokter dan minta multivitamin untuk selama umroh, Jika ada keluhan kesehatan berlanjut selama umroh, maka janganlah segan untuk segera konfirmasi ke Muthawif (pembimbing umroh) dari biro travel supaya lebih cepat mendapatkan penanganan yang intensif  dari dokter di pusat kesehatan.

  • Tips umroh ketiga yaitu saat Jemaah ada di tanah suci, maka suhu di kota Madinah akan lebih terasa dingin dibandingkan kota Mekkah. Walaupun ditanah suci udara dingin, tetapi pada siang hari, udara tetap hangat. Dan dengan sinar matahari langsung dengan tambahan angin kencang dapat membuat tubuh kita dehidrasi atau kekurangan zat cair dan bisa terjadi tanpa di sadari. Oleh karena itu para Jemaah sebaiknya selalu sedia botol minuman yang bisa dibawa kemana mana. Dan selalu banyak mimum air putih atau Air zam-zam terdekat yang mudah didapati di area sekitar masjid.









0 komentar:

Posting Komentar